Profil & Nilai Ekonomi Cabai

Rp. 49,900

(Pdf)

Rp. {{ formatPrice(priceCheck.pdf.price) }}

(Pdf) +

Rp. {{ formatPrice(priceCheck.hard_copy.price) }}

(Hard Copy)
Type
Qty Stock : Available

Cabai adalah tumbuhan perdu yang berkayu, dan buahnya berasa pedas yang disebabkan oleh kandungan kapsaisin.   Cabai termasuk tanaman semusim (annual), dengan tinggi tanaman dewasa antara 65–170 cm dan lebar tajuk 50–100 cm.

Cabai pada dasarnya terbagi atas dua golongan utama, yaitu cabai besar (Capsicum annum L.) dan cabai rawit (Capsicum frutescens L.) Cabai besar terbagi menjadi dua golongan, yaitu cabai pedas (hot pepper) dan cabai paprika (sweet pepper).
 
Secara umum cabai telah lama dan banyak digunakan sebagai bumbu masakan di Indonesia. Bahkan beberapa daerah menggunakan tanaman yang satu ini sebagai bahan baku utama masakan. Masyarakat Minahasa yag berada di Sulawesi Utara misalnya. Mereka mengenal tanaman ini dengan sebutan rica.  Rica digunakan sebagai bumbu utama  masakan mereka yang terkenal, yakni Ayam Rica-rica. Pun begitu dengan masyarakat Sumatera Barat. Tanaman yang disebut lado oleh masyarakat Minangkabau, suku bangsa Sumatera Barat, juga digunakan sebagai bahan baku utama masakan. Kita bisa menjumpainya secara jelas pada masakan Ayam Balado, Dendeng Balado, Telur Balado dan lain sebagainya. 
 
Serial Informasi Tempo kali ini memuat:
- Profil & Sejarah Tanaman Cabai
- Persebaran Tanaman Cabai di Dunia dan Indonesia
- Produksi & Konsumsi Cabai di Indonesia
- Neraca Perdagangan Komoditas Cabai Indonesia