Sepak Terjang Bisnis Temasek di Indonesia

Rp. 49,900

(Pdf)

Rp. {{ formatPrice(priceCheck.pdf.price) }}

(Pdf) +

Rp. {{ formatPrice(priceCheck.hard_copy.price) }}

(Hard Copy)
Type
Qty Stock : Available

Temasek Holding Group Ltd, merupakan sebuah lembaga investasi yang dikomandani Ho Ching, isteri dari Deputi Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Singapura Lee Hsien Loong berdiri. Lembaga investasi yang berdiri pada 1974 ini mengambil namanya dari kata Tumasik, bahasa Jawa kuno untuk pulau kecil berhutan rawa yang menyerupai laut. Ia adalah satu di antara dua badan investasi milik pemerintah Singapura. Temasek mengelola beragam portofolio global senilai S$ 90 miliar di Singapura dan kawasan Asia lainnya. Investasinya antara lain di bidang telekomunikasi, media, jasa keuangan, perumahan, transportasi, dan teknologi.

Tak sampai sepuluh tahun setelah Negeri Singa merdeka dari Malaysia, Temasek didapuk mengelola dana simpanan masyarakat pembayar pajak. Bersama Korporasi Investasi Pemerintah, badan lain yang dikenal dengan nama GIC, mereka berbagi tugas. GIC berinvestasi di luar Singapura, sedangkan Temasek memusatkan diri ke dalam.

Dekade 2000-an merupakan era bagi Temasek untuk memulai ekspansi bisnisnya ke Indonesia. Bermula dari pembelian saham Astra Honda Motor (AHM) pada tahun 2000, hingga kini bisnis Temasek telah menggurita ke berbagai sektor. Mulai dari otomotif, perbankan, kimia, telekomunikasi, hingga bisnis ritel digarap oleh perusahaan asal Singapura ini.