JATUH HATI PADA MONTESSORI

Rp. 59,000

Rp. {{ formatPrice(priceCheck.pdf.price) }}

(Pdf) +

Rp. {{ formatPrice(priceCheck.hard_copy.price) }}

(Hard Copy)
Type
Qty Stock : Available
Qty
Stock : 51
Note
Mizan Store
Jakarta
4.5

Bagaimana mendampingi proses tumbuh kembang anak dengan pola asuh yang membuatnya tumbuh bahagia, cerdas, mandiri, dan berpendirian teguh? Disiplin macam apa yang tidak akan membuat anak tumbuh dengan rasa amarah?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut seringkali muncul di benak banyak orang tua. Demikian pula pada Vidya Dwina Paramita, seorang praktisi pendidikan anak usia dini. Hingga akhirnya Vidya mengenal Montessori, sebuah metode parenting yang  selalu relevan sejak ditemukan 100 tahun lalu. Metode Montessori ternyata sangat membantunya dalam mendidik anak-anak.
Vidya yang dulu kesulitan mengendalikan emosi, mudah melabeli anak, berangsur bisa merespons beragam perilaku anak dengan positif. Dan Vidya percaya, orang tua lain pun bisa melakukannya. Sebab Montessori bukan metode untuk kalangan tertentu, melainkan untuk semua orang tua yang ingin membesarkan anaknya dengan penuh cinta.
 
INTISARI CERITA
 
-          Masa-masa kepekaan anak yang penting untuk diperhatikan.
-          Cara meningkatkan konsentrasi dan kecintaan anak pada proses.
-          Lima area penting dalam Montessori
-          Ide aktivitas dengan menggunakan material Montessori
-          Tips memilih sekolah untuk anak usia dini
-          Montessori membantu kita berinteraksi positif dengan anak
 
TENTANG PENULIS
 
Berkecimpung di dunia pendidikan anak usia dini sebagai pengajar sejak tahun 2007. Setelah mendapat gelar sarjana humaniora dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya di Universitas Indonesia, ia mendalami metode Montessori melalui program Diploma Internasional di Modern Montessori International.
 
Pada tahun 2012, ia diminta untuk meramu metode dan kurikulum serta melakukan monitoring dan pelatihan bagi guru, manajemen, dan orang tua murid di Sekolah Ibu Kelinci, sebuah sekolah untuk anak usia dini di Tangerang Selatan. Ia menjabat sebagai Direktur Akademis di Sekolah Ibu Kelinci hingga tahun 2015.
 
Pada tahun 2012 pula, ia mejadi Wakil Kepala Sekolah di Sekolah Inklusi Montessori Aluna. Kemudian pada tahun 2016 ia ditugaskan sebagai Penanggung Jawab di Sekolah Harmony Montessori.
 
Selain mengurus sekolah, pada akhir pekan ia menerima undangan berbagai komunitas untuk mengisi seminar dan pelatihan Montessori. Ia juga sering melakukan pendampingan-pendampingan dan pelatihan guru  bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan.
 
Keunggulan
·         Penulis adalah seorang kepala sekolah sekolah Montessori di jakarta
·         Penulis adalah seorang Montessorian (pegiat montessori) dan sering mengisi beberapa seminar montessori
       -         Isi buku mengulas tentang montessori super-lengkap. Cocok untuk orangtua dan guru.