Andai tak perlu aksara
Kala menulis Surat Cinta,
Takkan tertulis Rindu
Sebagai namaku.
Surat Cinta dari Rindu, Candra Malik, 2017
KEUNGGULAN BUKU:
Buku kumpulan puisi ini masuk nominasi sebagai BUKU PUISI PILIHAN ANUGERAH HARI PUISI INDONESIA 2017.
ENDORSMENT :
“Lewat kata demi kata yang bersahaja, puisi-puisi Candra Malik mengajak saya menempuh perjalanan pulang ke dalam diri. Semua rindu, sepi, rapuh, dan luka bagaikan penawarnya sekaligus. Saya dituntun untuk mengalami realitas cinta.”
-Sha Ine Febriyanti
“Buku ini apik. Penuh dengan rasa sensitif yang familier dan dekat dengan kita. Tidak terlalu kompleks, mengena di hati pembaca seperti saya. Apresiasi tinggi untuk karya ini.”
-Oka Antara
“Puisi Gus Can memang selalu bisa dipersepsikan sebagai keindahan meski menghadirkan suasana kesunyian. Kenapa? Karena gelora aroma kopi dan tembakaumu yang selalu bercinta.”
-Ria Irawan
“Satu hal yang membuat saya selalu menyukai tulisan Gus Candra, kata dan kalimatnya sederhana tapi penuh makna. Itu pula yang saya temukan dalam buku ini.”
-Anji
“Saya sungguh menikmati setiap kata-kata dalam buku ini. Karya yang harus dimiliki.”
-Armand Maulana